KUALA KAPUAS – Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah, menilai program Transmigrasi Lokal yang digagas pemerintah daerah merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir yang saban tahun melanda wilayah hulu.
Ia mengatakan, banjir tahunan tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu perekonomian dan mengancam kesehatan warga. Karena itu, relokasi penduduk dari daerah rawan banjir ke lokasi yang lebih aman dinilai menjadi solusi jangka panjang.
“Ini bukan sekadar memindahkan penduduk, tapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup. Lokasi baru harus memiliki infrastruktur layak, lahan pertanian produktif, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan memadai,” ucap Ardiansah, Kamis (29/5/2025).
Pernyataan tersebut disampaikannya usai mendampingi Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, dan jajaran pemkab melakukan koordinasi di Kantor Staf Presiden RI, Jakarta. Pertemuan itu membahas rencana teknis pelaksanaan transmigrasi bagi warga terdampak banjir.
Politisi Partai Golkar yang kembali duduk di DPRD Kapuas dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas III ini menegaskan, keberhasilan program sangat bergantung pada sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah desa hingga pemerintah provinsi, juga diperlukan agar program berjalan terpadu dan berkelanjutan.
“DPRD Kapuas siap memberikan dukungan melalui fungsi legislasi dan penganggaran. Harapan kami, pelaksanaan Transmigrasi Lokal ini benar-benar berdasarkan kebutuhan warga, sehingga dapat mengurangi risiko banjir sekaligus mendorong pemerataan pembangunan,” pungkasnya. (*)