Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Luar biasa penen raya padi seluas 25.799 hektare dilaksanakan secara serentak di empat kecamatan di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah dan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Panen raya yang dipusatkan di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran bersama Bupati Kapuas, M. Wiyatno, Rabu pagi.
Setelah itu, Wiyatno menjelaskan bahwa panen raya tahun ini dilaksanakan di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur dan Kapuas Timur dengan total luas panen mencapai 25.799 hektare.
Bupati juga menjelaskan kerakteristik budidaya padi di masing – masing wilayah juga berbeda seperti Kecamatan Kapuas Kuala dan Kapuas Timur didominasi padi lokal, sedangakan Kecamatan Bataguh dan Tamban Catur telah banyak mengembangkan varietas pagi unggul yang mampu dipanen hingga lima kali dalam kurun waktu dua tahun.
“Untuk Bataguh dan Tamban Catur rata-rata menggunakan padi unggul yang saat ini sudah mampu panen lima kali dalam waktu dua tahun. Ini menjadi salah satu keberhasilan petani kita dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkap Wiyatno.
Juga Wiyatno menyampaikan bahwa Kabupaten Kapuas masih menjadi sentra produksi padi terbesar di Kalimantan Tengah karena dengan luas panen sekitar 25 ribu hectare dan produktivitas rata – rata 5 tom gabah per hectare, potensi produksi beras daerah ini dinilai sangat besar dan mampu berkontribusi terhadap upaya swasembada pangan nasionel.
Lalu Agustiar Sabran menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Kegiatan panen raya juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alsintan kepada kelompok tani dan bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat proses pengolahan lahan dan panen, serta menekan biaya produksi petani.
Pewarta : M Ichlas Junior
Editor : Admin 1