Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Bupati Kapuas, M. Wiyatno didampingi Sekda Kapuas Usis l Sangkai dan sejumlah Kepala OPD terkait meninjau lokasi kebakaran yang melanda 19 rumah warga yang berada di wilayah RT.04 dan RT.05, Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung dengan total 24 Kepala Keluarga (KK) atau 72 jiwa terdampak, Rabu lalu.

Berdasarkan data dampak kebakaran dari total 19 rumah yang terdampak, sebanyak 14 rumah mengalami rusak berat, sedangkan 5 rumah lainnya mengalami rusak ringan, peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah warga mengalami kerugian material dan membutuhkan perhatian serta penanganan lebih lanjut.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Kapuas melihat secara langsung kondisi lokasi kebakaran dan dampak yang dialami masyarakat, kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap warga yang tertimpa musibah sekaligus untuk mengetahui kondisi terkini dilapangan.

“Mudah – mudahan bantuan dari pemerintah ini, meskipun apa kadarnya bisa bermanfaat, bantuan ini berasal dari BPBD, Dinas Sosial, termasuk Dinas Pendidikan, ada bantuan logistik, sembako, terpal, selimut dan sebagainya,” ujar Bupati Kapuas.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga akan menyalurkan bantuan berupa peralatan memasak melalui BPBD untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak, penyaluran bantuan tersebut akan dikoordinasikan dengan pihak kelurahan agar dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Lebih lanjut, Bupati Kapuas menyampaikan bahwa pemerintah daerah sedang memproses bantuan keuangan sebesar Rp30 juta untuk setiap rumah yang mengalami kerusakan berat atau terbakar habis, bantuan tersebut direncanakan diberikan kepada 14 rumah dengan total anggaran sebesar Rp420 juta.

“Harapan kita bersama Sekda dan Dinas terkait, bantuan ke uangan sebesar Rp30 juta untuk satu rumah yang terbakar habis ini bisa seger diserahkan, mudah – mudahan dalam satu sampai dua Minggu sudah bisa kita salurkan sehingga masyarakat yang terkena musibah dapat secepatnya membangun kembali rumahnya,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, proses administrasi penyaluran bantuan akan dipercepat agar warga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan tersebut, dana yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan bangunan, seperti kayu dan matrial lainnya, guna mendukung pembangunan rumah kembali yang mengalami kerusakan berat.

Pewarta : Syarkawi
Editor : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *