Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Usai menyaksikan prosesi pelantikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Mantangai langsung oleh Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM., MT, dilakukan pula Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dan PAUD HI oleh Bunda PAUD Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat, SH., MH, Kamis (17/6) di halaman Kantor Camat Mantangai, Kamis (17/6) sore.
Ary Egahni yang juga Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Nasdem meminta kepada 38 Kepala Desa, Bunda Paud Desa dan ratusan Anggota BPD se Kecamatan Mantangai memprioritaskan pula pemanfaatan dana desa untuk pembinaan kesejahteraan masyarakat dan pendidikan.
“PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) adalah sebuah bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak, mari kita laksanakan secara bersama-sama” pinta Ary.
Seraya memberi bingkisan kepada sejumlah aparat desa yang mampu menjawab pertanyaanya dengan benar, istri orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini juga mengajak hadirin menyanyikan lagu-lagu wajib nasional.
“Mari terus kita gelorakan semangat kebangsaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, nasional, dan bernegara. Empat Pilar Kebangsaan dimaksud adalah Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan RI dan Bhinneka Tunggal Ika,” jelas Ary.
Sebelumnya, Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat dalam sambutan Pelantikan BPD, ingatkan warganya senantiasa mematuhi protokol kesehatan 5M, memvaksinasi diri agar terhindar dari pandemi Covid-19 serta tegaskan peran Kepala Desa (Kades) selaku Pembina PAUD.
“Saya minta kepada seluruh Kades, BPD dan Bunda PAUD Desa berkomitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan. Anak-anak kita akan tumbuh dan berkembang SDM unggul melalui pendidikan yang diawali dari PAUD dan berlanjut pada jenjang lebih tinggi” pinta Ben Brahim.
Terpisah, Kadisdik Kapuas H Suwarno Muriyat didampingi Kabid PAUD dan Dikmas Marce Nanyan yang menyertai kunjungan menambahkan jika Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui PAUD HI berkomitmen mengurangi angka stunting (kekerdilan) di Kapuas.
“Pemberian edukasi dalam kelas parenting (pertemuan antara Pengelola PAUD, Perwakilan TP PKK, Kepala Desa dan masyarakat) sehingga semakin tumbuhnya kesadaran masyarakat yang memiliki anak usia 2 – 6 tahun terdaftar sebagai peserta didik pada PAUD dan penyuluhan tentang 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) secara langsung maupun melalui buku panduan” pungkasnya. (hmsddk)