Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kapuas, Suwarno Muriyat mengajak seluruh pengurus dan anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) jenjang SMP se-Kabupaten Kapuas untuk mulai menerapkan manajemen adaptif dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah masing-masing, Selasa siang

Dalam kegiatan itu didampingi Sekretaris Edralin, Kabid SMP Franz Yulian dan Pengurus MKKS SMP Kabupaten Kapuas pada kegiatan Musyawarah Kerja Kepala SMP se Kabupaten Kapuas, yang bertempat di SMPN 2 Basarang.

Dalam sambutannya, Kadisdik menekankan bahwa manajemen adaptif merupakan pendekatan yang sangat relevan di era perubahan cepat saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan pasca-pandemi dan era digital.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara lama dalam mengelola sekolah, manajemen adaptif adalah kunci untuk menciptakan lembaga pendidikan yang tangguh, inovatif dan responsif terhadap dinamika zaman,” ujar Suwarno.

Ia juga menambahkan bahwa kepala sekolah dituntut untuk memiliki kemampuan kepemimpinan yang fleksibel, terbuka terhadap perubahan, serta mampu membangun kolaborasi yang kuat dengan semua pemangku kepentingan pendidikan, termasuk guru, orang tua dan masyarakat.

Selain itu, Kadisdik juga mendorong MKKS untuk menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kapasitas manajerial kepala sekolah melalui berbagi praktik baik, pelatihan dan kolaborasi lintas sekolah.

Menariknya dalam sesi diskusi interaktif yang menghasilkan beberapa rekomendasi strategis, diantaranya perlunya penguatan digitalisasi sekolah, pembinaan budaya sekolah yang adaptif, serta peningkatan kompetensi kepala sekolah dalam bidang kepemimpinan transformasional.

Sebelumnya, Ketua MKKS Wayan Sindra, melapaorkan jika telah dilakukan sosialisasi berbagai kebijakan Kemendikdasmen, pengelolaan E-Ijazah maupun Dana Bantuan Operasional Sekolah.

Pewarta : Syarkawi

Uploder : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *