Nanga Bulik, infokalteng.co.id – Pemkab Lamandau Melalui Dinas terkait dinas pemuda dan olahraga (dispora) melaksanakan kegiatan seleksi olahraga tradisional Tahun 2023, kegiatan dibuka secara resmi Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (Kormi) Kabupaten Lamandau di halaman kantor Bupati, Nanga Bulik (7/03).

Kegiatan dihadiri Ketua Umum Kormi Kabupaten Lamandau, Rusdianti Hendra Lesmana, organisasi perangkat daerah (OPD) Lamandau, Camat, dan undangan lainnya.

Ketua Kirim Kab Lamandau, Rusdianti menyampaikan, Alkhamdullah masih diberi kesehatan dan Kesempatan  hadir dalam rangka pembukaan seleksi olahraga tradisional tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2023.

Olahraga memiliki sifat mempersatukan, sebab dalam olahraga Inilah kita kembali ke dalam Fitrah kita semua meningkatkan status profesi dan mengendalikan kemampuan pelaku manusia, kegiatan ini merupakan perwujudan Cipta rasa dan karya para seniman daerah yang dilandasi nilai luhur budaya bangsa berdasarkan Pancasila. yang corak bernilai bhenika tunggal ika serta berwawasan nusantara.

Hal ini, sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan guna memperkokoh jati diri bangsa martabak dan menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap bangsa dan negara serta sarana untuk mempererat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI seleksi olahraga tradisional.

Event ini yang memberikan motivasi dalam menunggu kembangkan peran serta masyarakat dalam menunjang pengembangan budaya pariwisata dan olahraga, kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan suatu kegiatan yang sangat positif diharapkan olahraga masyarakat atau tradisional seperti ini terus diselenggarakan kita bangun olahraga ini di Kabupaten Lamandau dengan sebaik mungkin karena melalui olahraga kita dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat.

Dari semua tingkat olahraga tradisional ini kita menjadi ragam olahraga yang digemari semua orang karena olahraga ini merupakan olahraga yang sudah ada di masyarakat sejak lama mulai dilupakan, tapi dengan kegiatan seperti ini mari kita bersama-sama mengembangkan dan menghidupkan olahraga yang telah ada di masyarakat, di zaman sekarang olahraga masyarakat atau tradisional bisa berpartisipasi di tingkat nasional.

“Saya sangat yakin dengan semangat dan kebersamaan antara pemerintah daerah Kabupaten Lamandau dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Lamandau akan dapat berpartisipasi di kejuaraan olahraga tradisional, dalam kesempatan yang baik ini seluruh peserta seleksi, saya berpesan Ikutilah kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Kepala Dispora Kab Lamandau, Luhut Tampubolon dalam sambutan mengatakan, kegiatan olahraga yang diikuti Berlogo, Menyumpit/menyimpet, memanggam/mengeruhi, Bagasing/hambayang, meneweng, menetek, menyila, dayung tradisional dan Besekambe.

Kemudian, waktu dan tempat pelaksanaan seleksi selama 3 hari pada tanggal 7 – 9 Maret tempat pelaksanaan seleksi sebagai berikut menyumpit/menyipet dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Lamandau, Belogo dan Begasing/hambayang  dilaksanakan di halaman GPU lantang, memanggam/mengeruhi serta meneweng, menetek dan menyilang dilaksanakan di lingkungan kantor dispora, dayung tradisional dilaksanakan di sungai Lamandau, Besekambe dilaksanakan di depan gedung gaharu.

Peserta lomba meliputi utusan dari 5 Kecamatan yakni Kecamatan Bulik, Delang, Lamandau, Mentobi Raya dan Belantikan Raya sedang 3 Kecamatan lainnya tidak mengirimkan peserta yakni Kecamatan Batang kawah, Sematu Jaya dan  Bulik Timur Jadi kita hanya mempertandingkan 5 Kecamatan, jumlah peserta lomba seluruhnya 197 peserta dengan rincian sebagai berikut dari Kecamatan Bulik 109 peserta, Delang 14 peserta, Lamandau 31 peserta Mentobi Raya 25 peserta dan Belantikan Raya 18 peserta,” jelasnya.

Rencana cabang lomba yang akan diikuti Kabupaten Lamandau pada festival budaya Isen Mulang  di Palangkaraya, lomba pada festival budaya Isen Mulang di Palangkaraya sebanyak 19 dan hasil koordinasi kami dengan OPD terkait ini ada di Dikbud dan Pariwisata untuk sementara yang akan diikuti Kabupaten Lamandau sebanyak 12 cabang lomba dari 19 yang diperlombakan, yakni karnaval budaya di koordinir dinas dikbud, Malang, tarian daerah, jago dan baui pariwisata dikoordinir Dinas Pariwisata, belogo, menyumpit,memanggang mengeruhi, bekasimg, hambayang, meneweng, menetek, menyila, dayung tradisional, besekambe  dan Lawang sekepeng dikoordinir oleh dispora.

“Khusus  untuk Lawang sekepeng tidak dilombakan kita menunjuk salah satu sanggar tapi tetap kita tampilkan lawang sekeping,” jelasnya.

Untuk cabang lomba lainnya yang belum dibahas Apakah bisa diikuti atau tidak sebanyak 7 cabang lomba yakni magenta, pangenan cukup simpan, sempak sawut, karungut, lagu daerah tari pesisir dan perahu hias.

“Nanti setelah seleksi ini akan kita rencanakan rapat bersama dikbud,dispora, Dinas Pariwisata dan Kormi mungkin Apakah nanti ada cabang lomba tambahan yang bisa kita ikuti di Palangkaraya,” imbuhnya.

saya kemarin lihat di desa itu ada juga yang hebat karungut,  siapa tahu bisa dikirim, pada saatnya nanti kami mohon berkenan ibu Ketua kormi Kabupaten Lamandau memberikan sambutan sekaligus membuka seleksi atlet olahraga tradisional tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2023 secara resmi.

“Jadi nanti para pemenang diseleksi, pemenang itulah yang akan kita tetapkan sebagai anggota Kontingen, misalkan menyumpit itu  pemenangnya itu yang akan ikut ke Palangkaraya untuk menjadi kontingen dari Lamandau,” tegasnya.

Pewarta : Ras

Uploder : Admin

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *