Nanga Bulik, infokalteng.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus bekerja keras untuk mempersiapkan tempat evakuasi korban banjir yang terus bertambah, penyebab banjir ditengarai Intensitas curah hujan tinggi, berdasarkan prakiraan cuaca bmkg.go.id kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau Kalteng berpotensi turun hujan untuk beberapa hari kedepan.

Menurut informasi dari masyarakat, untuk penyebaran banjir sudah berkisar 80% diwilayah kabupaten lamandau, artinya banjir ini terjadi tidak hanya di kota Nanga Bulik, namun terjadi di daerah pedesaan yang rawan banjir.

Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto saat berbincang dengan media dilokasi pasar lama nanga bulik menyampaikan, pasar lama ini akan dijadikan tempat evakuasi warga yang tinggal di Rt.06 dan terdampak banjir, Hal ini kita lakukan berdasarkan laporan warga dan memerlukan tempat tinggal sementara, disebabkan rumahnya kebanjiran, tentunya kita respon dengan cepat karena sifatnya darurat.

“Saya bersama warga dan  instansi terkait BPBD, Disperindakop Kabupaten Lamandau terjun langsung secara bekerjasama mempersiapkan tempat pasar lama ini untuk dijadikan tempat evakuasi, maka hari ini kita melakukan aktivitas pembersihan dengan melibatkan mobil Damkar dan personilnya untuk membersihkan lokasi dan mempersiapkan keperluan lain yang dibutuhkan selama dijadikan tempat evakuasi,” jelasnya saat dilokasi pasar lama Nanga Bulik, Selasa (18/10).

Riko menambahkan, pasar lama  difungsikan hanya untuk tempat evakuasi korban banjir dan bukan untuk aktivitas berdagang, mengingat tempat ini masih aman dari banjir maka kita gunakan untuk evakuasi. Dengan harapan semoga cuaca segera membaik, air bisa surut dan masyarakat   kembali beraktivitas seperti biasa.

Menurut pantauan media ini, di kota Nanga Bulik banyak rumah yang tergenang air dan  masuk ke dalam rumah, tentunya butuh bantuan semua pihak untuk meringankan kebutuhan mereka, banyak warga yang bertahan tinggal dirumah dengan membuat tangga dengan tujuan bisa menyimpan barang dan memasak, semoga warga lamandau diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menghadapi banjir, dan banjir ini pernah terjadi di Tahun 2020 dan terulang kembali di Tahun 2022.

Pewarta : Ras

Uploder : Admin

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *