Palangka Raya, infokalteng.co.id – Bupati Kapuas, HM.Wiyatno bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis l Sangkai gelar pertemuan silaturahmi dengan para kepala desa se-Kabupaten Kapuas dan kegiatan tersebut dilaksanakan seiring dengan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa/kelurahan se-Kalimantan Tengah tahun 2026 yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi setempat di Palangka Raya, Kamis lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan sejumlah arahan strategis terkait pembangunan daerah, mulai dari kelanjutan program Rp1 miliar per desa, pembangunan infrastruktur jalan, hingga dukungan pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di Kabupaten Kapuas.

Dihadapan para kepala desa, Bupati Kapuas menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan program Rp1 Miliar per desa sebagai upaya mendorong percepatan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.

Menurutnya, pada tahun 2027 skema program tersebut akan lebih berorientasi pada asas pemerataan desa desa yang selama ini telah banyak memperoleh dukungan pembangunan melalui APBD akan tetap mendapatkan perhatian, namun alokasi yang lebih besar akan diprioritaskan bagi desa desa di wilayah pesisir dan pedalaman yang selama ini masih minim tersentuh pembangunan.

“Program Rp1 Miliar per desa tetap kita jalankan, bahkan pada tahun 2027 nanti, ada desa desa tertentu yang bisa menerima lebih dari Rp1 Miliar, kita ingin pembangunan berjalan merata dan berkeadilan, desa desa yang selama ini kurang tersentuh APBD akan menjadi prioritas,” tegas Bupati Kapuas.

Selain membahas pembangunan desa, Wiyano juga menyampaikan kabar mengenai dukukungan pemerintah pusat kepada Kabupaten Kapuas, ia mengukapkan bahwa pada tahun ini Kabupaten Kapuas memperoleh berbagai bantuan dari Kementerian Pertanian, diantaranya program cetak sawah seluas hampir 9.000 hektare bantuan hampura 500 unit hand traktor, rotavator, serta berbagai sarana pertanian lainnya.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Kabupaten Kapuas walaupun belum mencakup seluruh kecamatan, namun patut kita syukuri karena akan memberikan manfaat besar bagi peningkatan produktivitas pertanian,” ucapnya.

Pewarta : Syarkawi
Editor : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *