Nanga Bulik, infokalteng.co.id – Badan Pusat Statistik BPS pada tanggal 15 Oktober -14 November 2022 melaksanakan pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) di seluruh provinsi di Indonesia, termasuk di wilayah Pemerintah Kabupaten Lamandau Provinsi Kalteng.

Pendataan Regsosek adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan.

Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) adalah upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tungga,l pemerintah dapat melaksanakan berbagai program secara terintegrasi, tidak tumpang tindih dan lebih efisien.

Data Regsosek dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bantuan sosial, kesehatan, hingga administrasi penduduk.

Regsosek penting untuk segera dilakukan karena masih terbatasnya cakupan data sosial ekonomi penduduk yang ada, yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh program dan layanan kepada masyarakat.

Petugas Pendataan Lapangan (PPL), Mahyudi saat dijumpai Rt.8 Nanga Bulik menyampaikan, bahwa saya petugas pendataan lapangan yang ditugaskan dari BPS kabupaten Lamandau untuk melakukan pendataan awal registrasi sosial ekonomi, tujuannya untuk akurasi pendataan  sosial ekonomi masyarakat.

Selanjutnya, masyarakat itu banyak bertanya mengenai pendataan, namun melihat terlebih dahulu dari mana yang melaksanakan pendataan, sebab kita sudah menjelaskan kami dari BPS, kondisi dilapangan ada masyarakat yang  tanggapannya baik, sebagian ada yang mempertanyakan, ini sensus apa? Memang 90 persen menerima, “harapan saya kedepan dengan adanya pendataan ini pemerintah pusat dan yang berkepentingan mendapatkan data yang akurat, sehingga pemerinrah bisa membuat kebijakan yang dapat membatu meningkatkan perekonomian masyarakat kedepan,”jelasnya.

Ketua RT.08, Subandi saat dibincangi terkait kegiatan pendataan awal registrasi sosial ekonomi  menyampaikan, Warga masyarakat RT.8 di kota Nanga Bulik pada dasarnya dengan adanya kegiatan sensus sosial ekonomi yang dilaksanakan BPS mendukung, kalau ada yang menolak itu hanya sebagian kecil saja dan bukan menolak semua.

“Kita juga melihat siapa yang datang melaksanakan kegiatan sensus ini, kalau resmi dari pemerintah dan untuk kepentingan akurasi data sudah seharusnya sebagai warga yang baik kita menerima dan mendukungnya,”ucapnya dengan nada santai mengakhiri perbincangan dengan media ini.

Pewarta : Ras

Uploder : Admin

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *