Nanga Bulik, infokalteng.co.id – PD Muhammadiyah Kabupaten Lamandau Kedatangan pengurus Tim PP Muhammadiyah, yang terdiri dari Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Marpuji Ali, Wakil Ketua Majelis Ekonomi & Kewirausahaan, Tim Keuangan ,Fityon Izza Nor Abidin, Dirut PT. Mentari Prima Niaga, Mirza. Kedatangan pengurus PP Muhammadiyah dalam rangka silaturahim meninjau langsung progres pembangunan Masjid Attanwir milik persarikatan Muhammadiyah di Kota Nanga Bulik, 24 Maret 2022.
Kedatangannya disambut Ketua PD Muhammadiyah, Taufik Hidayat, Sekretaris Syahruni, BIdang Pendidikan dan Ketua Pembangunan Masjid Attanwir, Lilik Waluyo, Bidang Pendidikan Sumidi, Bidang wirausaha dan ketua LAZISMU, Sukri, Ketua Tapak Suci Lamandau, Jumingin dan pengurus lainnya.
Ketua PD Muhammadiyah, Taufik Hidayat, memaparkan lokasi dan tata kelola Masjid Attanwir yang nantinya akan dijadikan tempat pusat dakwah warga Muhammadiyah dan umat Islam di kabupaten Lamandau, dan melihat perencanaan Amal Usaha Muhammadiyah lainnya, Di tanah seluas 25 x 96 tempat berdirinya masjid tersebut, nantinya bangunan masjid tingkat 3 ini akan difungsikan sebagai tempat kesekretariatan dan tempat pertemuan, selain itu dilokasi yang sama akan dijadikan tempat pendidikan seperti PAUD dan TK.
Setelah selesai melakukan kunjungan lokasi pembangunan masjid Attanwir, melakukan istirahat singgah ke Tita Resto makan siang, sambil melakukan perbincangan keberadaan dan sejarah berdirinya PD Muhammadiyah kabupaten Lamandau.
kemudian saya Perkenalkan dari pimpinan daerah Muhammadiyah yang pertama saya sendiri Taufik Hidayat ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Lamandau yang diperpanjang sampai muktamar, Kemudian yang kedua Bapak Syahruni sebagai sekretaris, Pak lilik majelis pendidikan dan ketua panitia pembangunan masjid kemudian ada pak Sumidi majelis pendidikan, pak Sukri majelis kewirausahaan wakaf dan ketua lazismu, pak Jumingin pendekar pimpinan tapak suci pimdah Muhammadiyah pusat Muhammadiyah di Kabupaten Lamandau. Alhamdulillah sudah dapat SK nya dari pimpinan pusat tapak suci Muhammadiyah.
selanjutnya, PD Muhammadiyah Kabupaten Lamndau Berdiri Tahun 2017 sejak otonomi daerah Tahun 2002. Kami masih belum mempunyai amal usaha, pelantikan Tahun 2018 dan kami memulai iuran dari para anggota untuk membeli sebidang tanah itu ukuran 25 x 96 dan akan kami jadikan Masjid Attanwir. masjid yang dibangun diatas tanah hak milik dari Perserikatan Muhammadiyah.

Dalam proses pengurusan Kemarin kami diberikan kemudahan oleh Allah di mana ketika kami membeli tanah itu kami datang ke notaris alumni Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan berlanjut ke Badan Pertanahan. Di BPN
Ketua Badan Pertanahan pengurus Muhammadiyah. Alhamdulillah pengurus Muhammadiyah di Lamandau sebagian besar PNS yang mengabdi kepada masyarakat dan menduduki pos-pos penting dalam membantu Bupati Lamandau untuk mewujudkan masyarakat sejahtera, ada sebagai Kepala Dinas,Sekretaris dan juga begitu anggota-anggota yang lain adalah PNS dan guru.
“Jadi di Muhammadiyah itu tidak menyambi, memang diprioritaskan selain tugas utamanya adalah sebagai abdi negara, Masjid yang akan kami bangun itu 3 lantai yang bukan hanya sebagai pusat ibadah tapi juga pusat dakwah yang nantinya akan dibangun juga untuk awal adalah PAUD,TK dan nanti tapak suci juga dipusatkan disitu,”jelasnya.
sekretariat seluruh kantor ortom di lantai bawah dan Aula, lantai 2 dan 3 akan digunakan untuk beribadah, ortom yang sudah terbentuk adalah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah dan Tapak Suci serta serta Lazismu.
LazisMu walaupun baru terbentuk kiprahnya di masyarakat sudah banyak yang dilakukan. Ketika awal pendemi kita semua mengumpulkan beras untuk membantu masyarakat, ketika bulan puasa kita mengadakan buka bersama membagikan takjil dibantu dengan Aisyiyah dan ketika Lamandau dilanda banjir ibu-ibu Aisyiyah memasak untuk diberikan kepada korban bencana.
Dan kemitraan dengan pemerintah Kabupaten Lamandau sangat baik karena memang Kami adalah PNS, disamping itu tahun ini mendapatkan dana hibah 225 jt sedangkan dana operasional 80 JT total ylang sudah diterima 300 lebih sedikit.

Untuk Tahun 2022 ini mudah-mudahan ada tapi katanya menurut undang-undang kalau sudah 2 kali tahun berturut- turut tidak menerima, maka kami akan berjuang ke provinsi untuk mencari donatur ataupun bantuan untuk kelancaran pembangunan masjid Muhammadiyah Kabupaten Lamandau, kami dibantu penasehat PD Muhammadiyah Lamandau yang saat ini menduduki anggota DPRD Provinsi Kalteng.
Selain itu tapak suci hari ini mengirimkan utusan 1 orang ke Solo untuk mengikuti kejurnas, walaupun kami baru terbentuk ikut berpartisipasi, itu latar belakang dan sejarah singkat berdirinya muhammadiyah kabupaten Lamandau, kami mohon bimbingan dan petunjuk. Kemungkinan Kami adalah anak bungsu yang paling muda di Indonesia karena baru beberapa bulan lalu kami menerima surat rekomendasi berdirinya pimpinan daerah Muhammadiyah Kabupaten Lamandau dari pimpinan pusat Muhammadiyah, demikian yang bisa kami sampaikan.
Dari PP Muhammadiyah, Marpuji Ali menyampaikan bersyukur bisa bersilaturahmi di PD Muhammadiyah Lamandau, yang baru lahir pada tahun 2018, sekitar 4 tahun sampai Tahun 2022, jadi sampai mendekati muktamar nanti masa jabatannya mendekati 5 Tahun.
Saya sangat bergembira bisa datang ke PD Muhammadiyah Lamandau yang baru berumur 4 tahun, mengapa saya bergembira tapi semangat sebagai gerakan Muhammadiyah itu kelihatan ada, Muhammadiyah itu disamping disebut Jam’iyyah/organisasi juga disebut dengan Kharokah /gerakan. Jadi organisasi itu berjamah, kemudian Kharokah tu gerakan. sehingga secara organisasi telah terbentuk secara misi juga telah ada kegiatan karena memang sudah rancangan-rancangan ke depan dia lihat gerakan-gerakan yang dilakukan walaupun itu masih beberapa tahun, tadi telah disampaikan ada Sudah memulai dan bukan akan membangun sebuah perkantoran yang menyatu dengan Masjid Attanwir.
Kemudian dibelakangnya akan disiapkan juga untuk PAUD dan TK pasti ini adalah sesuatu yang menunjukkan bahwa ada semangat bergerak di PD Muhammadiyah Lamandau ini, juga senantiasa ada komunikasi/silaturahim antar anggota PDM yang ada di Lamandau walaupun tempatnya berserak-serak, tapi diupayakan ada jalinan silaturahim, sebab ada jalinan silaturahim, maka hubungan tali organisasi bisa tersambung terus dan tidak putus. Karena tidak terputus itu maka setiap anggota Muhammadiyah pasti kalau tidak ada silaturahim selalu kangen, rasanya gimana? Sehingga lewat silaturohim itu berita-berita perkembangan Muhammadiyah akan bisa diinformasikan kepada seluruh anggota.
Lanjutnnya, saya juga bergembira semangat ke Muhammadiyah dengan semangat memberi beramal di perserikatan Muhammadiyah,”jadi sejak dilahirkan Muhammadiyah oleh Kyai Dahlan itu, orang menjadi anggota Muhammadiyah niatnya adalah beramal kebajikan. Sehingga tidak mengharapkan adanya sebuah bagian-bagian dari Muhammadiyah tetapi memberikan sesuatu untuk gerakan, misalnya semangat untuk mengumpulkan infak untuk menjadikan kantor dan masjid itu sebagai pusat dakwah.
Kalau tadi disebutkan belum ada amal saya nanti Masjid itu menjadi tempat amal usaha yang pertama kali, karena di dalam usaha masjid ini banyak hal bisa dilakukan, setelah nanti jadi kemudian misalnya apa setiap 1 bulan diadakan pertemuan pengajian itu akan menambah Semarak. Sehingga masyarakat yang tertarik dengan Muhammadiyah merasa mendapatkan sesuatu informasi atau tambahan pemahaman tentang keislaman lewat masjid, ini sangat menggembirakan.

Disamping itu juga pasti nanti akan ada rencana- rencana ke depan supaya lebih bagus, secara formal cabang Ada berapa? cabang ada dua ya ranting-rantingnya satu cabang, yang dua cabang ini berusaha bagaimana tambah satu lagi, karena persyaratan pendidikan daerah sesuai dengan harus ada tiga cabang. Saya lihat daerah-daerah tertentu dan banyak itu Muhammadiyah tidak sesuai dengan anggaran dasar anggaran rumah tangga saya kira syah, mau beramal kok itu harus dibatasi, tapi kalau orang yang saklek itu tidak syah, kumpul-kumpul itu akan beramal kok nggak syah itu yang penting itu amalnya itu karena butuh organisasi.
sama dulu kyai Dahlan itu pertama kali didirikan bukan organisasi, tapi yang didirikan itu pendidikan, setelah pendidikan jalan baru berfikir, lalu muridnya bertanya? Besuk siapa yang ngurus pendidikan ini, maka dibentuklah lembaga, lahirnya sebuah lembaga organisasi Muhammadiyah 1912 dan pendidikan Muhammadiyah lahir 1911. (ras)