Nanga Bulik, infokalteng.co.id – Kapolres Lamandau Polda Kalteng AKBP Bronto Budiyono, S.I.K selaku ketua memimpin jalannya sidang BP4R (Badan Pembantu, Penasehat, Perkawinan Penceraian dan Rujuk), bagi personel yang akan melangsungkan perkawinan, Selasa (23/8/2022).
Sidang BP4R di laksanakan di joglo Polres Lamandau dengan perangkat sidang antara lain Ketua sidang, sekretaris, pendamping, hadir juga dari rohaniawan, Bhayangkari Polres Lamandau dan keluarga personel.

Sidang BP4R hari ini di ikuti oleh tiga pasang calon pengantin di antaranya Briptu Fransyah H. dengan Rezza Paolina Jayanti.,A.Md.Kep, Briptu Muhammad Afif Maulana dengan Ayu Istiqomah., S.Tr. dan Bripda Santoso dengan Anas Tasia Peronika., S.Tr.Kep.
Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono, S.I.K. memberikan nasehat kepada tiga pasangan calon pengantin menyampaikan, Sidang BP4R merupakan sidang untuk pemberian izin nikah pada anggota Polres Lamandau yang akan melaksanakan pernikahan.

Sidang nikah ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personel Polri beserta calon pasanganya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk melangsungkan pernikahan.
“Hal ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota dan pasangannya untuk melakukan pernikahan dengan anggota polri mengingat tugas dan tanggung jawab Polri yang berat,” ucapnya saat memimpin sidang.

Lanjutnya, Tugas Polri yang berat dan komplek, di perlukan pengertian istri untuk mendukung tugas -tugas yang di emban oleh suami sebagai anggota Polri dan sebaliknya Personel Polri juga harus jujur dengan pesangannya dan saling menghormati untuk keharmonisan rumah tangga.
“ Sebagai anggota Polri setiap personel mendapatkan pengahasilan dari Negara, walaupun tidak besar itu patut kita syukuri, kelola dan atur keuangan tersebut dengan sebaiknya baiknya, saya yakin penghasilan yang ada akan menjadi berkah.” pesan Kapolres.
“Harapan kami, semoga personel yang melaksanakan sidang BP4R hari ini menjadi pasangan yang harmonis, dapat memahami satu dengan yang lainnya dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah.” pungkasnya. (hms/ras)