Bahaur, infokalteng.co.id – Jembatan yang patah di Sei Jeruju akibat mobil pick up Amat yang sedang membawa buah sawit mau pulang ke Bahaur, di saat hendak menyeberang lewat jembatan Jeruju namun jembatannya patah karena jembatannya sudah tua, mobil pick up Amat tergantung di papan lantai jembatan, namun Amat tidak terluka.
Pada hari Rabu 2 November 2022 jembatan di Sei Jeruju sudah bisa di lewati masyarakat kembali, ada 3 desa yang kesulitan lewat saat jembatan di Sei Jeruju patah yaitu, desa Pesanan, Desa Barunai dan desa Pudak. Lantainya yang patah sudah di ganti sebagian dengan papan yang baru, walaupun belum di beri pagar pengaman di pinggir jembatannya.
Sudah berapa bulan masyarakat melintas di jalan Sei Jeruju, apabila motor ingin berselisihan maka harus pelan-pelan karena jalan yang hanya pas untuk 2 motor saja, jalan tembus ini pun sebagian ada yang becek di karenakan semennya sudah pecah.
Jembatan Sei Jeruju yang patah ini adalah jembatan yang paling panjang di seluruh jembatan yang ada di Kecamatan Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau.
Masyarakat sangat bersyukur jembatan tersebut sudah selesai di perbaiki dan tidak perlu capek-capek lagi masuk jalan tembus di Sei Jeruju.
Pewarta : Anto dan Wahyu
Uploder : Admin