Sampit, infokalteng.co.id – Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P menghadiri Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani dilingkungan yang di pimpin langsung oleh ibu Dona R sitourus Kepala Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur Sampit yang ditandai dengan pelepasan Burung Merpati bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kab. Kotawaringin Timur, Rabu (30/3).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P, Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Pol Sarpani S.I.K, MM, Perwakilan dari Pemda Kab. Kotawaringin Timur., perwakilan Ketua DPRD Kab. Kotawaringin Timur serta undangan lainnya.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P menyebutkan, bahwa pencanangan Zona Integrasi adalah kesepakatan dan komitmen bersama untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi untuk membangun satuan kerja yang berada pada zona yang bersih.

“Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan birokrasi pemerintahan yang bebas korupsi, bersih dan melayani,” ujar Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P juga mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan serta bersinergi dalam mewujudkan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di Kabupaten Kotim khususnya di lingkungan kodim 1015/Sampit.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P juga menyampaikan, penerapan zona wilayah bebas dari korupsi ini merupakan formulasi yang tepat untuk mengembalikan dan meningkatkan wibawa serta citra TNI.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P menuturkan bahwa , dengan mengamalkan pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi, diiringi keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi, Polri secara sungguh-sungguh dan konsekuen,  sehingga mampu menghadirkan insan Aparatur Polri yang handal dan profesional dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan pencanangan zona integritas ini, diharapkan terciptanya perbaikan nyata di masa yang akan datang, sebagai sebuah landasan yang kokoh. dengan integritas yang kokoh ini, terwujudnya polri sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat dan berhati nurani, sehingga sesuai dengan harapan masyarakat,” tutur Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P menegaskan, reformasi birokrasi Polri yang profesional harus terus dioptimalkan dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih dari KKN serta mampu melayani publik secara netral serta berdedikasi untuk tercapainya optimalisasi kinerja Aparat TNI.

“Peningkatan kinerja bukan hanya masalah kuantitas, tetapi yang lebih penting adalah masalah kualitas, seperti profesionalitas, integritas moral dan kepekaan terhadap aspirasi rasa keadilan yang berkembang dalam masyarakat,” pungkas Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid S.I.P. (sumber pendim 1015 spt/ sarudin)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *