Sampit, infokalteng.co.id – Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid., S.I.P memberi pengarahan kepada seluruh orang tua, wali dan calon Tamtama Prajurit Karir TNI AD gelombang pertama serta melepas keberangkatan calon Tamtama Prajurit Karir TNI AD sebanyak 69 orang yang Bertempat di aula Makodim 1015/Sampit, Jumat (4/3).

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid., S.I.P Mengatakan Sudah banyak serta sering terjadinya kecurangan dalam proses penerimaan karena oknum yang tidak bertanggung jawab yang merugikan pihak calon prajurit dan berpengaruh buruk terhadap nama baik TNI Angkatan Darat.

“Bapak dan ibu yang hadir menjadi orang tua atau wali dari para calon tamtama yang mengikuti sedang menjalankan tahapan seleksi kami hadirkan untuk kami berikan informasi mengenai nomor telepon yang dapat digunakan sebagai tempat pelaporan jika ada hal janggal yang berkaitan dengan proses seleksi,” ujar Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid., S.I.P.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid., S.I.P  memberikan informasi mengenai nomor telepon  yang dapat digunakan sebagai tempat pelaporan jika ada hal janggal yang berkaitan dengan proses seleksi kepada orang tuda dan wali calon Tamtama Prajurit Karier TNI AD.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid., S.I.P menambahkan Pemberian informasi tentang nomor telepon pengaduan untuk mempermudah para orang tua dan wali dari calon Tamtama jika terdapat oknum yang memanfaatkan atau mengarahkan untuk melakukan pembayaran agar mempermudah proses seleksi. Nomor telepon pengaduan tersebut terdiri dari nomor Aspers Kasad, Waaspers Kasad Bid. Renspers, Paban III/ Binteman hingga hotline.

“Jika ada oknum yang meminta bayaran agar putra bapak dan ibu bisa masuk menjadi Tamtama TNI AD segera laporkan akan langsung kami tindak. Karena itu adalah penipuan, seluruh proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dikenakan biaya satu rupiah pun,” ujar Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid., S.I.P.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Abdul Hamid., S.I.P  mengatakan jika ada oknum yang meminta bayaran agar putra bapak dan ibu dapat masuk menjadi Tamtama TNI AD segera laporkan dan akan langsung ditindak oleh pihak TNI AD. Hal tersebut merupakan penipuan, karena seluruh proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dikenakan biaya satu rupiah sama sekali. (sumber pendim 1015 spt / sarudin)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *