Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Musibah kebakaran yang menghanguskan tiga ruang kelas SDN 1 Saka Mangakahai Kapuas Barat akhir pekan lalu menjadi perhatian serius Bupati Kapuas dengan mengunjungi langsung, Senin (9/5) malam.

“Saya minta kepada Kadis PUPR bersama sejumlah SOPD terkait untuk menganalisa tingkat kerusakan dan merencanakan perbaikan atau pembangunan ruang kelas yang terbakar,” pinta Bupati.

Hal senada disampaikan pula Bupati Kapuas dua periode kepada Kadisdik sejumlah upaya demi kelancaran proses pembelajaran serta langkah antisipasi agar tidak terjadi pada sekolah lainnya.

Terkait pengusutan penyebab kebakaran, Ben Brahim menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian untuk melakukan penyelidikan hingga tuntas.

Sementara itu, Kadisdik H Suwarno Muriyat didampingi Kabid Pemb SD, Korbidik Kec Kapuas Barat dan Kepala SDN 1 Saka Tamiang, jika proses pembelajaran tetap berjalan lancar.

“Sekolah yang bersebelahan dengan SMPN 3 Kapuas Barat Satap ini memiliki 10 ruang kelas yang tersisa 7 ruang kelas sehingga tidak terkendala bagi 183 siswa kelas 1-6 untuk pembelajaran tatap muka,” jelas Kadisdik.

Pria yang juga Ketua Perbasi Kapuas ini menambahkan bahwa SDN 1 Saka Tamiang satu dari 46 sekolah se Kabupaten Kapuas telah ditetapkan Kemdikbudristek sebagai penerima manfaat Program Sekokah (PSP) tahun 2022.

“Kita terus mendorong agar seluruh sekolah se Kabupaten Kapuas berkompetisi dan masuk dalam PSP.

Sangat banyak intervensi oleh Kemdikbudristek sehingga pembelajaran pada PSP semakin berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.

Pengenbangan kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) serta nonkognitif (karakter) yang diawali dengan kepala sekolah dan guru yang unggul, sejalan dengan tujuan Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas,” pungkasnya. (hmsddk)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *