Nanga Bulik, infokalteng.co.id – Festival budaya Melayu ditutup Selasa malam lalu secara resmi oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra. Dalam acara penutupan itu dihadiri oleh Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD, perwakilan Forkopimda, para OPD dan undangan lainnya.
Setelah itu, Bupati Lamandau menyampaikan bahwa festival ini bukan sekedar ajang seni melainkan tempat untuk menjaga warisan luhur dan identitas budaya Melayu.
Dirinya juga menekankan bahwa, festival ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kehadiran para pelaku seni, sanggar budaya UMKM dan dukungan masyarakat menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kebersamaan masih terjaga baik di kabupaten Lamandau.
“Festival ini bukan hanya bernilai seni tetapi juga memberikan dampak positif dalam memperkuat jati diri masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.
Juga Rizky Aditya Putra menyampaikan apresiasi setinggi – tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara peserta seniman, budayawan serta pihak – pihak yang mendukung terselenggaranya festival ini.
Dirinya juga berharap di tahun – tahun mendatang penyelenggaraan festival dapat semakin meningkat kualitasnya penyelenggaraan festival dapat semakin meningkat kualitasnya.
Pewarta : Tarmiji
Editor : Admin 1