Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Bupati Kapuas M.Wiyatno, resmikan Groundbreaking Ceremony atau peletakan tiang pancang pertama dalam pembangunan jembatan Sei Asam – Balai Pertanian, bertempat di Kelurahan Sei Pasah, Kacamatan Kapuas Hilir, Senin lalu.
Turut hadir Wakil Bupati, Dodo, Sekda Kabupaten Kapuas, Usus l Sangkai, unsur Forkopimda, Anggota DPR Kapuas, tokoh masyarakat, tokoh agama dan Perangkat Daerah terkait.
Setelah itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, Hargatin menyampaikan bahwa, pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan akses transportasi masyarakat khususnya di wilayah pertanian.
“Jembatan yang kita bangun ini menggantikan jembatan kayu ulin lama. Panjang bentang jembatan baru ialah 65 meter dengan lebar 6 meter, ditambah trotoar dikiri kanan lebar 50 cm, usia jembatan diproyeksikan mencapai 50 tahun dengan daya beban hingga 50 ton,” ujarnya.
Hargatin juga menyebutkan pembangunan jembatan tersebut menggunakan dana APBD perubahan tahun 2025 Dangan pagu anggaran sebesar 15 miliar dan nilai kontrak Rp14,697 miliar pekerjaan dilaksanakan oleh PT.Rizki Media Pusat Sampit dengan masa kontrak selama 103 hari, terhitung sejak 17 September hingga 28 Desember 2025.
Juga Hargati menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah memberikan dukungan penuh dan diharapkan pembangunan ini berjalan lancar serta tepat waktu.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak khususnya Bupati dan wakil Bupati Kapuas serta DPRD Kapuas yang telah memberikan dukungan penuh, semoga pembangunan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” tambahnya.
Sementara itu M.Wiyatno menegaskan pentingnya pembangunan jembatan ini sebagai pintu masuk pembangunan kawasan pertanian karena di aera ini ada lahan pertanian dengan luar 30 hektar dan milik dinas Pertanian Provinsi 100 hektar.
“Disekitar sini ada lahan pertanian dengan luas 30 hektar, juga lahan milik Dinas Pertanian Provinsi 100 hektar, kendala utama selama ini adalah akses jembatan, syukur bisa kita anggarkan di APBD perubahan 2025 ini, semoga selesai tepat waktu dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ucapnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini terhubung dengan ruas jalan sepanjang 15 kilometer menuju km 9 Anjir, yang ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun 2026, selain itu Pemkab Kapuas juga tengah membuka jalur baru menuju kawasan silikiru dan mengembangkan berbagai akses jalan alternatif menuju kota kapuas maupun kearah Banjarmasin.
“Saya minta Dinas PUPR dan OPD terkait berkonsentrasi menyelesaikan pekerjaan fisik,mari kita manfaatkan APBD dengan sebaik baiknya agar hasil nya bener bener dirasakan masyarakat,” pungkas Bupati.
Pewarta : Syarkawi
Editor : Admin 1