Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Katarak massal tahun 2025, yang berlangsung di klinik Mata Vision Center Kuala Kapuas, Sabtu lalu.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo mewakili Bupati Kapuas dan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memberikan akses layanan kesehatan mata yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Setelah itu, Dodo dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan operasi katarak massal tersebut, dirinya menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
“Kami di Pemerintah Kabupaten Kapuas sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi Operasi Katarak ini sangat membantu masyarakat kita, terutama mereka yang selama ini memiliki keterbatasan akses dan biaya serta harapan kami kegiatan mulia seperti ini dapat terus berlanjut di tahun 2026 agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” ujar Dodo.
Setelah itu Dodo juga menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya di wilayah kota Kuala Kapuas, dengan total 100 mata yang mendapatkan tindakan operasi.
Bersyukur hari ini ada 100 mata dan ini merupakan sebagian kecil dari luasnya Kabupaten Kapuas, yang perlu diketahui bersama, Kabupaten Kapuas ini terdiri dari 17 kecamatan, 214 desa dan 17 kelurahan.
Sementara itu Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKKMK UGM, dr. Muh.Bayu Sasongko, menjelaskan bahwa, katarak merupakan kondisi degeneratif yang sangat umum terjadi seiring bertambahnya usia, ia menekankan bahwa hingga kini tidak ada obat yang mampu menghilangkan katarak selain tindakan operasi.
Katarak adalah kondisi yang berkaitan erat dengan pertambahan usia dan secara medis hanya dapat ditangani melalui operasi, belum ada obat yang dapat menghilangkan katarak, karena itu screening dan pemeriksaan diri sangat penting untuk menentukan tindakan operasi.
Setelah itu, diketahui kegiatan ini melibatkan 5 dokter Junior, 5 dokter senior, serta sejumlah dokter senior dari Kalimantan Tengah yang turut hadir memberikan pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat.
Pewarta : Syarkawi
Editor : Admin 1