Pangkalan Bun, infokalteng.co.id – Bupati  Kotawaringin Barat (Kobar), Hj Nurhidayah, mendampingi Menteri Kehutanan meninjau langsung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu lalu.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung proses estafet penyaluran air dari sumber air Sungai Sekonyer menuju titik-titik lokasi karhutla di kawasan taman nasional tersebut.

Menteri Kehutanan telah berada di lapangan selama dua hari untuk memantau perkembangan penanganan karhutla di kawasan TNTP. Kehadiran Bupati Kobar bersama jajaran terkait menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor dalam mendukung upaya pemadaman dan pengendalian kebakaran, khususnya di kawasan hutan yang memiliki tantangan tersendiri dalam akses menuju lokasi.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat proses penyaluran air yang dilakukan secara estafet dari Sungai Sekonyer ke lokasi kebakaran. Upaya ini menjadi salah satu langkah untuk memastikan ketersediaan air bagi petugas di lapangan dalam mendukung proses pemadaman, terutama pada titik-titik yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang kuat dari seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, petugas teknis, maupun para relawan.

Penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting membutuhkan sinergi dan kerja sama semua pihak. Kami dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus mendukung upaya pemadaman yang dilakukan di lapangan, termasuk melalui penyaluran air ke titik-titik kebakaran. Harapannya, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas dan ekosistem hutan tetap terlindungi,” ujar Hj Nurhidayah.

Ia juga menekankan pentingnya keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam penanganan karhutla. Menurutnya, setiap langkah pemadaman perlu dilakukan secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan kondisi medan, ketersediaan sumber air, serta perkembangan situasi di lokasi kebakaran.

Kawasan TNTP merupakan salah satu kawasan konservasi yang memiliki nilai penting bagi kelestarian keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, upaya pengendalian karhutla tidak hanya ditujukan untuk memadamkan api, tetapi juga untuk mencegah meluasnya kebakaran yang berpotensi merusak habitat satwa dan keseimbangan ekosistem hutan.

Turut mendampingi Bupati Kobar dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kobar, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Pelaksana BPBD Kobar, Kepala Balai TNTP, Kapolres Kobar, Dandim, serta para relawan karhutla.

Melalui koordinasi lintas sektor dan dukungan berbagai pihak, upaya penanganan karhutla di kawasan TNTP diharapkan dapat berjalan optimal. Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus mendorong langkah-langkah penanganan yang terarah agar kebakaran dapat segera dikendalikan serta kelestarian kawasan konservasi tetap terjaga.

Pewarta : Pj
Editor : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *