Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Tingginya curah hujan dalam beberapa minggu terakhir, mengakibatkan 16 desa di empat kecamatan wilayah Kabupaten Kapuas dilanda banjir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Penahatan Sinaga mengatakan, banjir melanda Kapuas terjadi sejak 4 September 2022. Dimana bencana ini, berdampak pada 161 KK, 460 Jiwa, 124 unit rumah, 3 unit sarana Pendidikan dan 1 unit rumah ibadah.
“Bencana banjir di Kabupaten Kapuas, yang terdampak 16 desa di 4 kecamatan,” kata Panahatan Sinaga, di Kuala Kapuas, Rabu (14/9).

Adapun 16 desa dari 4 kecamatan yang terdampak banjir di antaranya yaitu, Kecamatan Kapuas Hulu ada 4 Desa yakni Desa Barunang II, Sei Hanyu, Supang dan Hurung Tampang.
Kecamatan Pasak Talawang yang terdampak banjir ada 10 desa yaitu, Desa Jangkang, Dandang, Kaburan, Hurung Kampin, Tumban Tukun, Tumbang Nusa, Tumbang Diring, Sei Ringin, Batu Sambung dan Balai Banjang.
Kemudian, di Kecamatan Kapuas Tengah ada 1 desa yang terdampak banjir yaitu, Pujon dan Kecamatan Mandau Talawang ada di Desa Jakang Masaha yang terdampak banjir.
“Kondisi rumah warga yang ada di sana tidak banjir lagi hanyar tergenang sebagian jalan yang struktur daerahnya rendah. Kemudian yang tinggi debit airnya, masih terjadi di 3 desa yakni Desa Kaburan, Jangkang dan Pujon Kecamatan Kapuas Tengah, dengan tinggi debit air sekitar 10 sampai 20 centimeter,” terangnya.
Panahatan Sinaga menambahkan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya di daerah Hulu Kapuas, untuk tetap selalu waspada dengan masih tingginya curah hujan yang bisa sewaktu waktu banjir susulan akan terjadi.
“Menurut laporan teman-teman yang ada di daerah sana tidak ada korban jiwa, meninggal dan sakit tidak ada itu informasi terakhir pertanggal 13 September 2022” demikian Penahatan Sinaga. (junior)