Pangkalan Bun, infokalteng.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kobar di Halaman Kantor Bupati, Selasa lalu.

Upacara berlangsung khidmat dengan Gubernur Bu Bu Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bertindak sebagai Inspektur Upacara. Momentum peringatan hari jadi tahun ini menjadi bagian penting untuk mengenang perjalanan sejarah sekaligus memperkuat semangat bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah.

Dalam amanatnya, Gubernur H. Agustiar Sabran menyampaikan bahwa perjalanan Kabupaten Kobar hingga memasuki usia ke-67 merupakan hasil kerja keras dan sinergi berbagai elemen masyarakat.

Karena itu, peringatan hari jadi hendaknya menjadi momentum untuk semakin memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam melanjutkan pembangunan daerah.

Peringatan hari jadi ke-67 ini hendaknya kita jadikan momentum memperkuat semangat kebersamaan, semangat Huma Betang, tidak ada kemajuan tanpa kebersamaan,” ujar Agustiar.

Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kobar, “Inovasi dan Kolaborasi untuk Kobar Makin Jaya”, Gubernur mengajak seluruh unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, media hingga masyarakat, untuk terus bersinergi mendorong pembangunan yang semakin adil dan merata.

“Kita semua harus bersinergi dan berkolaborasi bersama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang semakin adil dan merata, dari pedalaman hingga perkotaan,” katanya.

Selain memperkuat kolaborasi, Agustiar juga menekankan pentingnya kemandirian daerah dengan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki. Sumber daya alam, produk lokal, UMKM, pariwisata, ketahanan pangan hingga kekayaan budaya, menurutnya, perlu dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

“Daerah maju adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak kehilangan jati diri,” tegasnya.

Dalam amanatnya, Gubernur juga mengajak masyarakat Kobar untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Di Kabupaten Kotawaringin Barat tercatat sebanyak 13.028 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai penerima KHBS.

Perhatian terhadap kondisi lingkungan juga menjadi bagian dari pesan Gubernur. Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2026, masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Saya meminta masyarakat tetap tenang namun waspada, saling peduli dan saling menjaga, baik perusahaan maupun masyarakat tidak boleh membuka lahan dengan cara membakar,” pesannya.

Agustiar juga menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman, tetapi juga harus memperhatikan perlindungan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak.

“Penanganan karhutla bukan hanya soal pemadaman, pemerintah harus hadir membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Pewarta : Pj
Editor : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *