Nanga Bulik, infokalteng.co.id – Di sela-sela waktu istirahat siang, Anggota satgas TMMD ke-117 Kodim 1017/lmd, melaksanakan komsos (komunikasi sosial) dengan warga Desa batu hambawang kec.sematujaya Kabupaten Lamandau yang merupakan tempat dilaksanakannya TMMD, 16-7/2023.

Sembari sejenak melepas lelah,dengan Nuansa santai ,penuh keakraban dan kekeluargaan, mereka saling berinteraksi bertukar pikiran membahas berbagai macam perkembangan dan situasi di desa batu hambawang dan berbagai macam tugas TNI, angkatan darat pada khususnya.

Beberapa warga masyarakat sempat menanyakan bagaimana anak-anak mereka bisa menjadi anggota TNI dan apa selama ini kegiatan TNI selain mengerjakan TMMD seperti ini.

Sersan dua Arohmat anggota staf teritorial Kodim 1017/lmd menjelaskan, sebenarnya kegiatan TMMD bidang non fisik nantinya juga akan diisi meteri sosialisai sistem recruitment anggota TNI-AD ,namun dengan sabar sersan dua Ar Rahmat menjelaskan dengan terperinci tahapan-tahapan yang harus dilakukan oleh calon anggota TNI-AD sampai dengan melaksanakan pendidikan dasar yang dipusatkan di rindam XII/Tpr, tepatnya di Singkawang kalimantan Barat, selain itu, beliau juga menjelaskan tugas TNI yaitu untuk  menjaga keutuhan NKRI, selain perang TNI juga bertugas dalam membantu penangulangan bencana dan bersama pemerintah bekerjasama dalam percepatan pembangunan.

Teja,salah satu warga masyarakat batu hambawang  juga menceritakan pengalamannya selama bebrapa puluh tahun tinggal di  desa batu hambawang.Masyarakat kami pak TNI,sebagian besar berprofesi sebagai petani dan pekebun,(kebun kelapa sawit pada khususnya).

Kami warga desa Batu hambawang memiliki salah satu teknik-teknik mudah dan murah dalam pengolahan lahan sawit.agar tidak mengeluarkan tenaga dan biaya yang besar, salah satu cara kami yaitu dengan metode tumpangsari dengan tanaman kacangan (mukona) yang dapat menghambat Tumbuhnya berbagai macam gulma,sehingga dapat menghemat tenaga penyemprotan dan biaya obat rumput, sedangkan fungsi dari tumbuhan kacangan tersebut juga dapat bersimbiosis dengan tanaman kelapa sawit, kacangan dapat mengikat air hujan dan daun mukona dapat menghasilkan pupuk organik sebagai penyubur tanah yang dibutuhkan oleh tanaman sawit, sehingga biaya pembelian pupuk kimia yang mahal dapat ditekan.

Pewarta : Hms/Ras

Uploder : Admin

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *