Kuala Kapus, infokalteng.co.id – Resmi dibuka kegiatan Pekan Panutan Pajak Daerah On Road Show Tahun 2025, bertempat di Halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kapuas oleh Bupati Kapuas, HM. Wiyatno, Senin lalu.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban membayar pajak.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai, sejumlah Kepala Perangkat Daerah yang mendampingi, Direktur RSUD Kapuas dr Agus Waluyo serta para wajib pajak yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pajak merupakan kontribusi wajib kepada daerah yang bersifat memaksa sesuai amanat undang-undang, yang bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Perlu adanya kesungguhan untuk melakukan optimalisasi PAD, karena ini dapat dilakukan melalui pendataan objek pajak baru, menggali potensi jenis dan wajib pajak baru, serta melalui digitalisasi, kerjasama, pemeriksaan dan penagihan pajak,” ujar Bupati.

Menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, yang menurutnya menjadi tantangan bersama.

Oleh karena itu, kegiatan pekan panutan pajak daerah ini merupakan bentuk upaya jemput bola Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pembayaran pajak daerah, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh sosialisasi dan kemudahan dalam mengakses data wajib pajak, serta pembayaran pajak melalui sistem elektronifikasi, sehingga mereka tidak perlu lagi meninggalkan aktivitasnya,” tambahnya.

Pekan Panutan Pajak Daerah On Road Show Tahun 2025 di Kabupaten Kapuas akan berlangsung dari 21 hingga 27 Juli 2025, dengan berbagai agenda pelayanan langsung kepada masyarakat dan edukasi perpajakan.

Editor : Admin 1

By Admin 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *