Nanga Bulik, infokalteng.co.id – Masyarakat sekoban melaksanakan aksi masa dengan PT.First Lamandau Timber International (FLTI)  di desa Tangga Batu Kecamatan  Belantikan Raya Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah.

Tim koordinasi dan kelompok tani masyarakat adat desa sekoban melaksanakan aksi masa untuk menuntut kebun kemitraan kepada FLTI, aksi masa berlokasi di FLTI  Km.26 yang dikoordinasi oleh Artia Nanti pada tanggal, (31/1).

Humas PT.FLTI, Suryaman didampingi Fajar menyampaikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat sekoban kami terima, persoalan ini sebenarnya sudah terjadi pada Tahun 2011, perusahaan  pernah melakukan kesepakatan kepada masyarakat sekoban terkait tuntutan lahan potensi desa, perorangan dan permintaan plasma, pihak perusahaan dan masyarakat mensepakati, sebab lahan sekoban tidak ada, maka diberikan bibit sebanyak 6.800 pokok.

Kemudian pada Tahun 2014 terjadi sengketa lahan, baik lahan potensi dan perorangan, kita juga sepakati dengan memberikan bantuan pembangunan rumah adat serta perbaikan jembatan, lalu disepakati juga tentang plasma pada saat itu,” bawasanya lahan untuk plasma desa sekoban itu lahannya berasal dari masyarakat itu sendiri dan kita bangunkan plasma untuk menjadi kebun koperasi plasma nantinya,”jelasnya.

Pada Januari 2022 untuk agenda masyarakat sekoban hari ini, pihak perusahaan dilapangan tadi menerima/menampung apa yang menjadi aspirasi mereka untuk kita bahas didalam management dan juga seperti apa nanti caranya dalam penyelesaian dari aspirasi tersebut.

Saat bincang dengan media, membenarkan bahwa hari ini ada aksi masa masyarakat sekoban dengan perusahaan terkait permintaan kebun kemitraan, tentunya tadi dilapangan kita terima dengan baik, aksi masa itu dihadiri sekitar 30 orang, berjalan damai, kita hanya menampung dan nanti kita sampaikan ke pihak management dan seperti apa caranya, keputusan di pihak management  perusahaan. (ras)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *