Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Digelar peringatan Maulid Nabi Muhammad di aula TKN Pembuna Selat, Kamis lalu.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Selat, Gunawan, Komite Sekolah, Kepala TKN Selat dan tamu undangan lainnya.
Juga pada maulid nabi kali ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) menjadi penceramah.
Dalam ceramahnya, Kadisdik Kapuas menyampaikan keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW yang patut dicontoh sejak usia dini, terutama dalam sikap jujur, disiplin dan kasih sayang.
“Pendidikan karakter harus dimulai sejak anak-anak, dan peringatan Maulid ini menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah,” ujarnya.
Ia juga mengajak orang tua peserta didik untuk menjadikan rumah sebagai madrasah pertama, dan sebagai guru utama bagi anaknya.
“Jika ingin anak kita jujur hindari kebohongan dan jika ingin anak kita berakhlak mulia, contohkan akhlak mulia dalam keseharian karena anak usia dini adalah peniru ulung,” jelas Kadis.
Sebelumnya, Novita Hamidan mewakili Bunda PAUD Kapuas mengapresiasi atas terselenggaranya peringatan maulid.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga memperkuat ikatan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Hal senada diutarakan Haryati selaku Kepala TK Negeri Selat bahwa kegiatan kali ini mengangkat tema “Menanamkan Toleransi Beragama Dimulai dari Anak Usia Dini” dan terselenggara berkat dukungan Komite Sekolah serta orang tua peserta didik.
Acara semakin meriah dengan lantunan syair maulid habsyi yang dibawakan para ibu orang tua peserta didik yang sekaligus berpartisipasi aktif ikut mendampingi anaknya.
Sejumlah kepala PAUD se-Kecamatan Selat menyatakan dukungan atas program Kapuas Mengaji yang baru saja dicanangkan oleh Bupati Kapuas M.Wiyatno.
“Kami melakukan pembiasaan hafalan surah-surah pendek dihari tertentu, belajar huruf hijaiyah, metode Iqro dan belajar sholat sehingga terwujud Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar (Berdaya saing, Sejahtera, Indah, Aman dan Religius),” katanya.
Melalui berbagai kegiatan keagamaan sesuai dengan ajaran agama masing-masing peserta didik sehingga memperkuat nilai religius sejak dini.
Pewarta : Syarkawi
Editor : Admin