Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2026 yang ditandai dengan apel gelar pasukan di halaman Polres Kapuas, Senin (27/10).

Bupati Kapuas dalam kegiatan tersebut diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (EKP), Septedy.

Apel gelar pasukan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan Operasi Patuh Telabang 2026 yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta personel TNI-Polri dan instansi terkait lainnya.

Dalam amanat Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan yang dibacakan Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, disampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Tengah mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System Polda Kalimantan Tengah, tercatat 920 kejadian kecelakaan lalu lintas selama Januari hingga September 2026 dan jumlah tersebut meningkat 10,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebanyak 833 kejadian.

Peningkatan tersebut menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas serta operasi Patuh Telabang 2026 diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Kapolda Kalimantan Tengah juga menekankan pentingnya profesionalisme personel melalui optimalisasi penegakan hukum berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan sistem elektronik.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, meminimalkan potensi pelanggaran dan penyimpangan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Selama pelaksanaan operasi, personel diminta melakukan deteksi dini dan memetakan lokasi rawan kemacetan, pelanggaran lalu lintas, serta balap liar. Upaya tersebut juga harus diimbangi dengan pembinaan dan penyuluhan keselamatan berkendara serta penegakan hukum yang tegas dan humanis.

Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, TNI, dan Polri perlu diperkuat untuk mendukung penanganan pascakecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Kapolda juga mengingatkan personel agar tetap mengedepankan empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap. Pelaksanaan operasi diharapkan memperhatikan kondisi di lapangan dengan mengutamakan pendekatan humanis dan pelayanan yang responsif.

Kehadiran Staf Ahli Bupati Kapuas Bidang EKP, Septedy, mewakili Bupati Kapuas menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas serta penguatan sinergi lintas sektor.

Dengan pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2026, diharapkan tercipta kondisi lalu lintas yang tertib, aman, lancar, dan berkeselamatan, khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas.

Pewarta : Syarkawi
Editor : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *