Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Baru – baru ini beredar video di dunia maya terkait jembatan beton daerah desa Tarusan Karya roboh, oleh karena itu pemerintah bergerak cepat melakuman peninjauan ke lokasi kejadian, Senin (24/2) pagi.
Akibat roboh bagian gelager balok beton yang membentang di atas sungai berdampak aktivitas transportasi air terganggu karena merupakan akses utama warga di 6 desa wilayah sekitar.
Ketua RT.06 Terusan Raya, Mulyadi saat diwawancarai mengatakan bahwa kejadian tersebut setelah sholat magrib, dimana pada saat itu tiba – tiba mendengar suara dentuman kencang saat dicek teryata jembatan itu sudah roboh.
Mulyadi juga menginformasikan bahwa dalam kejadian ambruknya jembatan itu tidak memakan korban jiwa dan pada saat kejadian tidak ada transportasi air atau masyarakat yang melintas di bawah jembatan.
Sementara itu Wakil Bupati Kapuas, Dodo menindaklajuti kejadian tersebut langsung meninjau lokasi jembatan pada Senin pagi kemarin, dalam kunjungan tersebut didampingi Sekda Kapuas, Septedy, Kepala Dinas PUPR-PKPP Kapuas, Yan Hendri Ale beserta jajaran, Kepala Dinas Perhubungan Kapuas Teras, Anggota Komisi III DPRD Kapuas dan lainnya.
Setelah peninjauan, Dinas PUPR-PKPP Kapuas menggelar konferensi pers di hari yang sama atau Senin siang, dijelaskan kejadian tersebut disebabkan oleh tiang perancah yang tidak mampu menopang beban rangka baja dan daya dukung tanah yang lemah.
Berdasarkan laporan yang didapat dari Dinas PUPR-PKPP kronologi kejadian terjadi pada, Sabtu (22/2/2025) pada saat itu pekerjaan lanjutan pembangunan jembatan untuk pemasangan rangka TC pada bagian pelengkung atas (Pelangi) dan Hip Vertical (HV) serta pemasangan baut rangka yang berlangsung dari pukul 07:30 WIB sampai dengan 11:00 WIB.
Lalu pada pukul 18:00 WIB dalam kondisi gelap dimana para pekerja, operator dan mandor yang sedang beristirahat dikejutkan dengan suara keras dari lokasi pekerjaan, setelah meninjau lokasi pekerjaan ditemukan jatuhnya struktur baja jembatan pelengkung.
Melihat kejadian tersebut pekerja dilapangan dengan segera melakukan pengamanan dan penjagaan untuk menghindari kapal yang melintas agar tidak menambrak struktur baja.
Oleh karena itu, langkah – langkah yang diambil untuk penanganan lanjutan pembangunan jembatan salah satunya evakuasi rangka jembatan yang ambruk dari dalam air sehingga tidak menghalangi transportasi air. Untuk bagian rangka tepi jembatan akan dilakukan pelepasan serta pengangkatan dan memerlukan waktu 7 hari.
Pewarta : M Ichlas Junior
Uploder : Admin 1