Nanga Bulik, infokalteng.co.id – Ground Breaking peletakan batu pertama Masjid Agung oleh Bupati Lamandau Haji Hendra Lesmana.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Lamandau, Wakil Ketua DPRD Lamandau, Kapolres Lamandau, Dandim 1017 Lamandau, Kejari Lamandau, seluruh OPD, para tokoh Agama, tokoh Masyarakat, seluruh Ketua Organisasi Islam dan ketua Umum KONI Kabupaten Lamandau Dedi Linando Aman.

Ground Breaking ini salah dimulainya proses pembangun Masjid Agung di Kabupaten Lamandau, Bupati Lamandu H.Hendra Lesmana dalam sambutan mengatakan Masjid merupakan tempat suci dan beribadah kepada Allah di antarnya untuk memakmurkan masjid caranya dengan mengisi ketaatan kepada Allah dan rasulnya.
Bahwa kemakmuran masjid secara lahir maupun bathin dengan cara sholat berjamaah, salawat Al-Qur’an dan Zikir sar ik, masjid tempat belajar dan megajar ilmu agama berbagai ibadah yang di contohkan rasulullah SAW.
Masjid juga harus kita makmurkan secara lahiriyah dengan cara menjaga fisik terhindar dari kotoran lain membuat jamaah merasa nyaman beribadah, masjid juga bukan temat kita bersujud dan bertayamun tapi masjid juga tempat kita bertolak dan sekaligus pelabuhan tempat kita bersimpuh taat kepada Allah.

Bagi umat Muslim harus memaksimalkan keberadaan masjid, aktivitas yang menawarkan kegiatan alternati komonitas dan naungan bagi segala bentuk aktivitas program sosial pendidikan membangkitkan perekonomian umat islam, saya juga mengucapkan terimakasih kepada Al-Habib Ahmad Hanafi Habibi Bahasyim dari Martapura yang sudah hadir dalam acara Ground Breaking peletakan batu pertama ini.
Kapala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lamandau dalam sambutannya meyampaikan Masjid Agung di bangun dengan dana sebesar 59.114.826.600 (lima puluh sembilan miliar seratus empat berlas juta delapan ratus dua puluh enam ribu enam ratus rupiah) anggran APBD tahun 2021 dan tahun 2022 mencakup biaya kontruksi dan konsultan di kerjakan secara multi years pekerjaan meliputi bangunan masjid, bangunan sayap kiri masjid, bangunan sayap kanan masjid dan menara, mudah-mudahan pembangunan berjalan dengan baik tepat waktu dan berkualitas. (tarmiji/pajeri)