Pangkalan Bun, infokalteng.co.id – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Lahir Raden Ajeng Kartini ke-147, yang dipusatkan di Desa Tanjung Putri, Kamis (16/4-26).

Kegiatan ini diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada kelompok masyarakat rentan, keluarga berisiko stunting, lansia, serta penyandang disabilitas.

Bakti sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian perempuan terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam mendukung upaya penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai unsur organisasi wanita yang tergabung dalam GOW sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kotawaringin Barat, Fitriyana, turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai kegiatan ini selaras dengan semangat perjuangan R.A. Kartini dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan keluarga.

“Melalui momentum Hari Kartini ini, kita tidak hanya mengenang perjuangan beliau, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai kepedulian sosial dengan turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Fitriyana.

Berdasarkan data dari aplikasi SIGA (Sistem Informasi Keluarga) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenduk Bangga), terjadi penurunan jumlah keluarga berisiko stunting di Desa Tanjung Putri pada tahun 2026.

“Dari data yang kami terima, pada tahun 2025 jumlah keluarga risiko stunting di Desa Tanjung Putri tercatat sebanyak 102 kepala keluarga. Alhamdulillah, di tahun 2026 ini menurun menjadi 77 kepala keluarga,” ungkapnya.

Penurunan tersebut, lanjut Fitriyana, merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kader lapangan, serta peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi dan kesehatan keluarga.

Dalam kegiatan bakti sosial ini, GOW Kabupaten Kotawaringin Barat melaksanakan intervensi spesifik berupa pemberian bantuan langsung kepada sasaran.

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako dan susu yang ditujukan bagi ibu hamil, bayi dan balita dari keluarga berisiko stunting, lansia, serta penyandang disabilitas.

Fitriyana menambahkan bahwa intervensi langsung seperti ini sangat penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di lapangan, terutama dalam mendukung tumbuh kembang anak dan kesejahteraan keluarga.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Tanjung Putri atas komitmen dan kerja keras dalam menekan angka stunting di wilayahnya.

Menurutnya, capaian ini menjadi contoh baik bagi desa lainnya di Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Kami sangat mengapresiasi Desa Tanjung Putri atas upaya dan komitmennya. Penurunan angka keluarga berisiko stunting ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan selama ini berjalan efektif,” katanya.

Melalui kegiatan ini, GOW Kabupaten Kotawaringin Barat berharap dapat terus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sosial, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan generasi mendatang.

Kegiatan bakti sosial ini pun disambut antusias oleh masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan, sekaligus menjadi momentum kebersamaan dalam memperingati semangat perjuangan R.A. Kartini di masa kini.

Pewarta : Pj
Editor : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *