Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Waduh saat bekerja di penambangan tewas tertimpa tanah longsor, terdapat empat orang korban pekerja penambang emas di Disa Marapi, Kecamatan Kapuas Tengah, Bupati Kapuas, M.Wiyatno menyampaikan rasa duka yang mendalam dan keprihatinannya terhadap empat orang korban pekerja tersebut.
“Saya berharap dengan adanya program transmigrasi lokal, masyarakat yang selama ini melakukan penambangan bisa beralih menjadi petani transmigrasi lokal,” katanya.
Setelah itu dirinya juga berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali di waktu yang akan datang.
“Mudah-mudahan kita nanti akan komunikasikan dengan Pak Gubernur terkait dengan penambangan yang ada selama ini, kita ingin mencoba untuk adanya penambangan rakyat,” harapnya.
Berdasarkan laporan yang diterima, saat kejadian warga sedang melakukan kegiatan penambangan emas di Desa Marapit RT. 01 Sungai Pinang. Kegiatan dilakukan siang hari, dan kondisi saat itu sedang hujan gerimis, kemudian tiba-tiba terjadi longsor dan menimbun empat pekerja tambang.
“Evakuasi di bantu oleh warga setempat, dan korban sebanyak empat orang telah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia,” katanya.
Empat korban yang dilaporkan telah meninggal dunia, diantaranya Yunedi (46) warga Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Sarip (35) warga Sei Jangkit, Kecamatan Bataguh, Gasi (48) dan Padli (25) warga Terusan Raya, Kecamatan Bataguh.
Uploder : Admin 1