Pangkalan Bun, infokalteng.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) mendorong percepatan alih status Universitas Antakusuma (Untama) Pangkalan Bun menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sekaligus mempersiapkan pembentukan Fakultas Kedokteran.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Tengah, seiring keberhasilan Kabupaten Kobar mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi kedua di tingkat provinsi.
Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Hj. Nurhidayah, dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-19 Universitas Antakusuma semester genap tahun akademik 2025/2026 di Aula Sultan Alidin Sukma Alamsyah, Pangkalan Bun pada Dalam penguatan daya saing daerah, Hj. Nurhidayah memaparkan bahwa posisi IPM Kobar yang berada di urutan kedua tertinggi di Kalimantan Tengah menjadi modal penting Pemkab Kobar dalam melakukan inovasi di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.
Guna mendukung peningkatan kapasitas lulusan, Pemkab Kobar dan Universitas Antakusuma menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Rektor Universitas Antakusuma, Faturrahman, menyampaikan bahwa Untama telah mengoperasikan program pelatihan bahasa asing hasil kolaborasi bersama Kementerian P2MI. Program pelatihan ini ditujukan untuk menyalurkan tenaga kerja terampil daerah ke pasar kerja internasional, dengan pengiriman angkatan pertama diproyeksikan menuju Turki.
agar Yayasan Kotawaringin dan Universitas Antakusuma dapat bertransformasi menjadi perguruan tinggi negeri serta memiliki Fakultas Kedokteran,” ujar Hj. Nurhidayah.
Ia menjelaskan bahwa sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan agar ketersediaan tenaga medis dan akademisi berkualitas di daerah dapat dipenuhi secara mandiri.
Dalam penguatan daya saing daerah, Hj. Nurhidayah memaparkan bahwa posisi IPM Kobar yang berada di urutan kedua tertinggi di Kalimantan Tengah menjadi modal penting Pemkab Kobar dalam melakukan inovasi di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.
Guna mendukung peningkatan kapasitas lulusan, Pemkab Kobar dan Universitas Antakusuma menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Pada prosesi wisuda ke-19 tersebut, Universitas Antakusuma resmi mengukuhkan 70 orang sarjana dari empat program studi, yakni Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, dan Teknik Sipil. Penghargaan lulusan terbaik diberikan kepada Tata Debora Agnesia, dari Prodi Ilmu Hukum (IPK 3,96), Desta Suringsih, dari Prodi Manajemen, dan Fitri dari Prodi Akuntansi (IPK 3,78).
Pewarta : Pj
Editor : Admin 1