Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas bersama Sentra Budi Luhur Banjarbaru Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggelar puncak bakti sosial dan penyerahan bantuan sosial Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Kamis lalu.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kapuas yang mewakili Bupati Kapuas, hadir pula perwakilan Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos RI Septi Elliza, Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru Radna Dewi Sartika, Kepala Dinas Sosial Kapuas Karolinae, unsur Forkopimda, sejumlah kepala OPD, camat, lurah, tenaga kesehatan, serta para penerima manfaat.

Usai membuka kegiatan dan menyerahkan bantuan sosial secara simbolis, Wakil Bupati Kapuas bersama rombongan meninjau Vision Center Kapuas.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati melihat langsung fasilitas layanan medis serta menyapa dan berbincang dengan sejumlah pasien katarak yang sedang menunggu giliran mendapatkan penanganan.

Rangkaian bakti sosial Kemensos RI tersebut berlangsung pada 15 hingga 18 September 2026 dan total bantuan yang disalurkan dalam rangkaian kegiatan tersebut mencapai Rp582 juta.

Pada puncak kegiatan, bantuan ATENSI diserahkan kepada 137 penerima manfaat yang terdiri dari kelompok anak, penyandang disabilitas, dan eks penderita kusta.

Bantuan yang diberikan meliputi pemenuhan kebutuhan dasar dan nutrisi, paket sembako, perlengkapan sekolah, sepeda, serta alat bantu aksesibilitas. Di antaranya kruk, alat bantu dengar, walker, tongkat kaki empat, kursi roda biasa, hingga kursi roda elektrik.

Wakil Bupati Kapuas menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI, Sentra Budi Luhur Banjarbaru, PERDAMI, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian berbagai pihak, mulai dari Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Kementerian Sosial, hingga PERDAMI yang telah menyalurkan bantuan untuk berbagai kegiatan sosial dan medis ini,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Kapuas secara khusus menginstruksikan para camat, lurah, dan kepala desa untuk melakukan pembenahan serta pemutakhiran data penerima bantuan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait dapat terus berlanjut sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Kapuas.

Pewarta : Rizal
Editor : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *