Pangkalan Bun, infokalteng.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali bergerak melakukan penanganan kebakaran lahan di sejumlah titik, Sabtu (5/9). Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah munculnya kembali titik api yang berpotensi meluas.
Penanganan berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya kawasan Jalan Pangkalan Bun–Kolam Km 13–17, Sungai Kapitan, dan KBB. Tim di lapangan melakukan pemadaman serta pendinginan secara menyeluruh, terutama pada area yang telah terbakar, guna memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak kembali menyala.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kobar, Pahrul Laji, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan respons cepat dan koordinasi lintas sektor, mengingat kondisi lahan yang kering dan cuaca panas dapat membuat api lebih mudah menjalar.
“Setiap laporan maupun temuan titik api harus segera ditindaklanjuti. Selain memadamkan api, kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara yang dapat memicu kebakaran kembali,” ujar Pahrul Laji.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Proses pendinginan dan pemantauan menjadi bagian penting untuk memastikan area terdampak benar-benar aman. Sinergi antarpetugas di lapangan juga terus diperkuat agar upaya pencegahan, pemantauan, pemadaman hingga pendinginan dapat berjalan optimal.
Pahrul juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kondisi lahan yang kering membuat api kecil sekalipun dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api yang awalnya kecil dapat dengan mudah meluas dan menimbulkan kebakaran yang lebih besar,” pungkasnya.
Pewarta : Pj
Editor : Admin 1