Kuala Kapuas, infokalteng.co.id – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, melepas Bade dalam rangkaian Upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal Banjar Merta yang dilaksanakan di Desa Batu Nindan, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Selasa lalu.

Prosesi pelepasan Bade berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam pelaksanaan Ngaben Massal sekaligus mencerminkan kuatnya semangat gotong royong umat Hindu dalam menjalankan tradisi dan ajaran keagamaannya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kapuas, unsur Forkopimda, staf ahli bupati, asisten sekretaris daerah, sejumlah kepala OPD Kabupaten Kapuas, serta tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat serta umat Hindu yang telah mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan tersebut dengan penuh ketulusan, kebersamaan dan semangat gotong royong.

Dodo menyampaikan, upacara Pitra Yadnya merupakan salah satu bentuk penghormatan dan bakti kepada para leluhur, pelaksanaan Ngaben tidak hanya memiliki makna keagamaan dan spritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur tentang, keikhlasan, kebersamaan serta hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia dan alam lingkungan.

“Pelaksanaan Ngaben Massal juga menjadi cermin kuatnya semangat gotong royong masyarakat. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan, kerukunan dan keharmonisan kehidupan masyarakat di Kabupaten Kapuas,” ujar Dodo dalam sambutannya.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Kapuas sangat menghargai keberagaman agama, adat istiadat dan budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat keberagaman tersebut merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga bersama.

Untuk itu, masyarakat Kabupaten Kapuas diajak terus memperkuat toleransi, saling menghormati dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Perbedaan, lanjutnya, jangan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi hendaknya menjadi kekuatan dalam membangun Kabupaten Kapuas yang BERSINAR, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman dan Religius.

Kepada keluarga yang melaksanakan Pitra Yadnya, pemerintah Kabupaten Kapuas juga menyampaikan penghormatan dan agar seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar, khidmat dan sesuai dengan tuntutan agama Hindu, pelaksanaan upacara diharapkan memberikan kedamaian bagi seluruh keluarga serta menjadi wujud bakti yang tulus kepada para leluhur.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, juga berharap nilai nilai kebersamaan, gotong royong dan keharmonisan yang tercermin dalam pelaksanaan Ngaben Massal dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari.

“Mari kita bersama-sama menjaga Kabupaten Kapuas sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat, dengan menjunjung tinggi semangat Huma Betang, yaitu hidup bersama dalam keragaman, saling menghormati, saling membantu dan menjaga persatuan,” ajaknya.

Pewarta : Syarkawi
Editor : Admin 1

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *